Arsip untuk April 16, 2008

mengenal aprs

APRS^TM adalah integrasi perangkat keras dan perangkat lunak yang
memungkinkan untuk secara otomatis dan “realtime” melihat posisi dari
sasaran yang bergerak ( kendaraan, orang dan cuaca ) dengan menggunakan
peta yang ditampilkan pada layar monitor.
Dikembangkan oleh *Bob Bruninga, WB4APR <http://www.aprs.org>* pada awal
1990an dan dalam waktu 10 tahun lebih dari mulai diperkenalkan, APRS
telah berkembang pesat yang mencakup semua aspek dari amatir radio.

Pengoperasian APRS memerlukan :

* Perangkat amatir radio.
* TNC ( atau soundcard ) untuk radio paket.
* Komputer.
* Program APRS.

Untuk pengoperasian yang akurat, banyak stasion APRS juga menggunakan
Global Positioning System (GPS) yang dihubungkan dengan komputer pada
stasionnya.

Tidak seperti untuk PBBS, Node dan DX cluster, APRS menggunakan
UNCONNECTED protocol untuk memancarkan posisi tepat ( koordinat ) dari
stasion, simbol yang menunjukkan jenis stasion yang digunakan dan
keterangan singkat mengenai kondisi stasion tsb.
APRS dapat pula digunakan untuk “keyboard-to keyboard chatting”,
mengirim pesan pendek, mempunyai kemampuan mencari arah, dapat
dihubungkan dengan stasion APRS lainnya diseluruh dunia melalui
internet, melihat lokasi dan spesifikasi gempa bumi yang dipancarkan
oleh stasion cuaca, dan sebagainya.

Karena menggunakan UNCONNECTED protocol, jumlah paket yang dipancarkan
dapat diminimalkan. APRS cukup mengirim 1 paket yang membawa semua
informasi mengenai stasion tsb. Jika paket tsb tidak dapat diterima pada
transmisi pertama, APRS akan mengulang pancarannya setiap beberapa waktu
yang ditentukan. Ini membuat penggunaan frekuensi menjadi lebih efisien.

Komentar bertahan »

apasih eqso

EQSO berhubungan erat dengan amatir radio. Tepatnya adalah sejenis layanan VoIP yang dikembangkan untuk amatir radio. Bisa dikatakan EQSO adalah layanan yang mengintegrasikan antara internet dan frekuensi radio. Hal ini mengakibatkan kita bisa berkomunikasi secara bebas antara amatir radio lainnya.

Uji pertama kali on-air eQSO di lakukan pada tanggal 29 Oktober 2002 dengan menghubungkan repeater YB0ZZ Jakarta pada frekuensi 438.080 MHz ke beberapa gateway pribadi di beberapa propinsi di Indonesia. Hasilnya luar biasa, rekan-rekan Amatir Radio di Indonesia dapat berkomunikasi satu dengan lainnya dalam jarak ribuan kilometer hanya bermodalkan handy talkie 2 meter-an.

Setelah jauh bangun, terkena petir, komputer jebol belum lagi biaya Internet yang membengkak, pada saat tulisan ini ditulis eQSO di Amatir Radio sudah semakin berjaya dengan server yang di hosting di tempat Pak Rahmat Ismail YB0EO dengan alamat eqso.orari.net / eqso.orari.or.id para port 500. Mesin yang digunakan adalah server YB0EO dengan memori 2 GB, harddisk 200 GB serta koneksi gigabit Ethernet langsung ke port Indonesia Internet Exchange (IIX) berbandwidth 10 Mbps, layanan eQSO Indonesia 2007 dapat diakses oleh ribuan pemakai di Indonesia tanpa hambatan. Administrasi server dikelola oleh YB0KLI dan administrasi eQSO RF Gateway dikelola bersama oleh YD1SRP, YC1LZ dan YB8EW.

Pengguna eQSO dapat menggunakan komputer menggunakan peralatan sound card biasa, dengan mikrofon dan speaker seperti di contohkan eQSO client YC0MLC. Spesifikasi komputer yang digunakan sangat sederhana, kita dapat menggunakan PC standar dengan prosesor kelas Pentium I, kecepatan 200 MHz, memori 32 MB, ruang harddisk sisa minimal 1 MB, memiliki soundcard yang terpasang ke speaker, mic atau headset. Peralatan client eQSO ini relatif sederhana, sehingga terjangkau bagi banyak orang.

Ada dua (2) jenis gateway ke radio yang dapat di kembangkan, yang pertama adalah RF gateway biasa yang di sambung ke radio. Dalam contoh di atas di perlihatkan gateway YB8ZD yang berada di Makassar yang bekerja pada frekuensi 2 meter 146.2MHz. Jenis RF Gateway yang lain memanfaatkan fasilitas repeater di VHF atau UHF, dalam hal ini frekuensi yang digunakan untuk transmit dan receive biasanya berbeda 600KHz. Pada contoh di perlihatkan RF Gateway YC6AG di Banda Aceh yang tersambung ke repeater pada frekuensi 146.02MHz +600KHz. Dengan menggunakan bantuan repeater, kita dapat memperjauh sambungan lokal di masing-masing lokasi ke jarak yang lebih jauh.

Pertanyaan selanjutnya, dimanakah kita dapat memperoleh software untuk untuk keperluan ini semua? Software eQSO client, eQSO RF gateway, eQSO Server dapat di peroleh secara gratis di www.eqso.org di Internet. Software tersebut sebetulnya di rancang untuk di jalankan di sistem operasi Windows. Akan tetapi, saya berhasil menjalankannya tanpa banyak masalah di sistem operasi Linux Ubuntu 7.10 menggunakan software Windows emulator wine yang tersedia di Linux.

Tampilan eQSO RF Gateway tampak pada gambar. Tampil RF Gateway tersebut saya capture dari RF Gateway yang saya operasikan di rumah pada komputer Linux Ubuntu 7.10 menggunakan callsign saya YC0MLC.

Kita perlu membuat rangkaian kecil dari serial komputer agar dapat menyalakan dan mematikan radio transceiver yang digunakan sebagai RF Gateway. Contoh rangkaian tersebut saya ambil dari gambar rangkaian yang ada di server eQSO eqso.orari.or.id.

Kunci rangkaian hanya sebuah transistor switch 2N4401 yang di sambungkan ke dioda 1N4004 dan resistor 4700. Saya sendiri lebih suka menggunakan optocoupler sebagia pengganti 2N4401. Rangkaian merupakan rangkaian yang akan menterjemahkan sinyal DTR dari serial port RS323 ke PTT yang akan menyala matikan pemancar.

Kabel mike transceiver dapat di masukan ke kabel speaker komputer. Sedang kabel speaker transceiver dapat dimasukan ke port microphone sound card.

Dengan rangkaian sederhana di atas maka rekan-rekan amatir radio yang mengunakan 2 meter-an dapat dengan mudah berkomunikasi dengan rekan-rekan amatir radio lainnya di seluruh tanah air. Kita harus berterima kasih kepada teknologi komputer dan Internet yang memungkinkan ini semua terjadi.

Komentar bertahan »