Kalau ada pertanyaan soal OS varian Unix yang tersedia gratis, hampir pasti jawabannya adalah Linux. Linux memang populer sebagai sistem operasi kompatibel Unix yang dapat diperoleh secara gratis. Padahal, dalam hal ini Linux sebenarnya bukalah satu-satunya karena masih ada FreeBSD.
Apa itu FreeBSD? Untuk itu, kita perlu menengok kembali ke tahun 1969. Cikal bakal Unix dikembangkan di tahun ini, ditulis dalam bahasa Assembly oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie. Tadinya OS ini dinamai UNICS, singkatan dari (Uniplexed Information and Computer System), akan tetapi atas usul dari Brian Kernighan, namanya dirubah menjadi Unix. Tahun 1973, dengan alasan portabilitas, Unix ditulis ulang dalam bahasa C. Selanjutnya, perusahaan AT&T (yang lab-nya, Bell, dipakai untuk mengembangkan Unix oleh Dennis Ritchie) memberikan source code Unix kepada instalasi pendidikan dan pemerintahan untuk lebih mengembangkan penggunaannya.
Pada 1984, AT&T mulai memasarkan Unix dalam versi-versi baru dengan nama semacam System III, System V, dll. Pada saat yang sama, Ken Thompson, salah seorang pengembang Unix pindah ke UCB (University of California at Berkeley) dan mulai membuat modifikasi untuk Unix. Versi Berkeley buatan CSRG (Computer Systems Research Group) ini kemudian dinamai seperti 2BSD, 3BSD, dll. BSD adalah singkatan dari Berkeley Software Distribution.
Istilah Unix kini telah menjadi nama sebuah keluarga yang terdiri dari puluhan sistem operasi. Dewasa ini, pada dasarnya terdapat dua cabang keluarga Unix yang utama, yaitu keluarga System V buatan AT&T dan keluarga BSD. Sebuah pengembangan dari Unix BSD yaitu 4.4 BSD-Lite yang dikembangkan untuk plattform PC compatible inilah yang kemudian dikenal sebagai FreeBSD, yaitu versi gratis dari Unix BSD.
Berbeda dengan Linux yang dibuat secara “keroyokan” oleh para programmer di seluruh dunia, FreeBSD dikembangkan oleh sebuah tim yang terbagi atas tiga kelompok besar, masing-masing adalah FreeBSD Core Team, FreeBSD Developers, dan FreeBSD Documentation Project. FreeBSD Core Team bertindak sebagai semacam “dewan direksi” dari proyek FreeBSD. Tim ini bertanggung jawab untuk menentukan tujuan-tujuan proyek secara keseluruhan serta aturan pelaksanaannya. Tim kedua, FreeBSD Developers, bertanggung jawab terhadap tugas teknis dalam pembuatan FreeBSD, sementara FreBSD Documentation Team menangani tugas-tugas yang berkenaan dengan pendokumentasian proyek, pembuatan manual, FAQ, dan sebagainya.
Saat ini FreeBSD banyak dipercaya sebagai OS untuk server yang menangani beban yang cukup tinggi. Tercatat beberapa situs internet tersibuk di dunia, seperti Yahoo.com, Hotmail.com, dan ftp.cdrom.com menggunakan FreeBSD sebagai sistem operasi bagi servernya. Sementara itu, di Indonesia FreeBSD menjadi tulang punggung dari jaringan AI3 (Asian Internet Interconnection Initiative). Jaringan yang di Indonesia berpusat di ITB ini bertujuan untuk menghubungkan perguruan tinggi serta lembaga pendidikan maupun riset di Indonesia ke jaringan internet melalui gateway internet AI3 di ITB.
Lantas mana yang lebih baik, Linux atau FreeBSD? Jawaban untuk ini mungkin subjektif tergantung dari kebutuhan tiap-tiap orang. Dari segi penggunaan, walaupun sama-sama dikembangkan sebagai OS untuk server, tapi Linux juga banyak dipakai untuk keperluan personal untuk menjalankan aplikasi-aplikasi standar seperti pengolah kata, spreadsheet, database, dan sebagainya. Ini bukan berarti FreeBSD tidak bisa dipakai untuk keperluan itu, tapi aplikasinya memang tidak seluas Linux.
Disamping itu, Linux bersifat Open Source dan dikembangkan oleh komunitasnya sendiri, sedangkan FreeBSD dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang meskipun juga menyediakan source code tapi hanya untuk kalangan terbatas. Karena Linux dikembangkan secara bersama-sama oleh para programmer dari seluruh dunia, maka patch dan update kernel untuk Linux juga teredia jauh lebih cepat ketimbang patch dan kernel untuk FreeBSD.
from: http://dhani.singcat.com/
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Tagged: apa sih, apa sih freebsd itu, freebsd, itu
boleh2
iya gitu hotmail.com make freebsd ?