Arsip untuk Maret, 2008

www sepuluh tahun lagi

pastinya, yang terjadi sekitar 10 tahun lagi adalah banyak alat-alat yang sudah otomatis terutama elektronik. Kebanyakan alat-alat elektroniknya bias dilacak melalui internet. Internet sudah ada dimana-mana bahkan hampir setiap rumah sudah mempunyai internet. Banyak iklan yang dilakukan lewat internet,baik yang menipu ataupun yang bener-bener ngiklan. Bisnis di internet sangat berkembang . bahkan orang lebih suka untuk mencari uang lewat internet.

Dengan perkembangan internet, maka gaya hidup manusia juga akan berubah. Gaya berbelanja dan gaya berbisnis akan berubah. Orang akan terbiasa berbelanja melalui internet, baca berita melalui internet, dan bahkan menjalankan bisnis melalui internet.

Kemudian tiap orang mempunyai web sendiri paling tidak blog lah dan disitu dipasangkan jasa advertising. sedangkan ditinjau dari segi alat aksesnya akan banyak diakses dari handphone. Bahkan alat-alat elektronik seperti mp4 atau sejenisnya juga dilengkapi perangkat radio internet atau tool untuk browsing dan banyak lagi aplikasi yang ditambahkan yang berhubungan dengan dunia internet. Hampir semua hp mempunyai fungsi mini browser. Kecepatan downloadnya makin tinggi,banyak yang bisa dilakukan dengan hp banyak transaksi yang biasa dilakukan melalui sebuah hp.

IP public akan semakin banyak ditandai dengan evolusi evolusi dari ip versi 4 ke versi 6 . selain itu Virus, spyware, trojan dan segala jenisnya makin canggih. Begitu pula dengan antinya karena segala sesuatu pasti ada obatnya.


Rumah Internet sebagai rumah masa depan yang canggih, serba otomatis. Saat masuk rumah, penghuninya bisa mengaktifkan semua perangkat keras yang ada, setelah sebelumnya melakukan identifikasi diri. Setelah sistem rumah mengenali penghuni, semua peralatan seperti lampu-lampu, penyejuk udara, alunan musik melalui perangkat sound system atau siaran televisi, akan langsung dihidupkan seketika.

Komentar bertahan »

Warriors of the net

Film ‘warrior of the net’menceritakan tentang proses transfer data. Setelah kita mengetik url maka akan dip roses selanjutnya yaitu dimasukan kedalam kotak paket data, dan dibagi menjadi beberapa bagian. Kemudian diberi label,kemudian melewati land an melewati router kemudian melewati switch. Proses pengiriman memiliki data yang akan dikirimkan ke proses penerima. Proses pengirim menyerahkan data ke application layer, yang kemudian menambahkan aplication header, AH (yang mungkin juga kosong), ke ujung depannya dan menyerahkan hasilnya ke presentation layer.

Pressentation layer dapat membentuk data ini dalam berbagai cara dan mungkin saja menambahkan sebuah header di ujung depannya, yang diberikan oleh session layer. Penting untuk diingat bahwa presentation layer tidak menyadari tentang bagian data yang mana yang diberi tanda AH oleh application layer yang merupakan data pengguna yang sebenarnya.

Proses pemberian header ini berulang terus sampai data tersebut mencapai physical layer, dimana data akan ditransmisikan ke mesin lainnya. Pada mesin tersebut, semua header tadi dicopoti satu per satu sampai mencapai proses penerimaan.

Yang menjadi kunci di sini adalah bahwa walaupun transmisi data aktual berbentuk vertikal seperti pada gambar dibawah, setiap layer diprogram seolah-olah sebagai transmisi yang bersangkutan berlangsung secara horizontal. Misalnya, saat transport layer pengiriman mendapatkan pesan dari session layer, maka transport layer akan membubuhkan header transport layer dan mengirimkannya ke transport layer penerima.

 

Urutan layerna:

saat dari user berawal dari layer aplikasi berahir pada physic layer. dan kamu menerima data kebalikanny.

Komentar bertahan »

Cara Penginstallan FreeBSD

Anda tentu saja sudah mengenal linux,unix,windows dan lain-lain. Selama ini yang ini yang kita kenal dengan baik adalah windows , mungkin karena mudah dalam memakainya. Pada artikel kali ini kita akan meninggalkan windows dan beralih pada UNIX. Tidak seperti pandangan anda bahwa OS UNIX biasanya terdapat pada komputer besar. Kali ini kita akan membahas unix UNIX (freeBSD) yang sifatnya gratis dan mudah dipelajari dan dioperasikan.

FreeBSD dapat berjalan pada PC yang menggunakan perangkat intel atau yang lainnnya seperti AMD. Cara mendapatkan installernya juga sangat mudah tinggal download aja dari FTP.

.Bagi anda yang menginginkan user interface layaknya windows, maka FreeBSD dapat dikonfigurasi menjadi XWindows dengan tampilan seperti Windows.
Sistem minimum yang dibutuhkan :

Sistem minimum yang dibutuhkan untuk dapat mengoperasikan FreeBSD adalah sebagai berikut :

n Prosesor 486-DX2

n RAM 8 MB

n Hard Disk 500 MB

n VGA Card

Sedangkan apabila yang anda inginkan adalah sistem optimum, maka yang anda butuhkan adalah konfigurasi sebagai berikut :

n Prosesor Pentium 100

n RAM 16 MB

n Hard Disk 1,2 GB

n VGA Card (apabila ingin memasang Xwindows)

Apabila anda menginginkan FreeBSD digunakan sebagai internet server, maka yang harus anda tambahkan adalah Ethernet Card, atau modem. Anda tidak usah menggunakan Ethernet card bermerk, yang anda butuhkan adalah Ethernet Card NE-2000 Compliant.


Langkah penginstallannya

Disini kita menggunakan Vmware . tujuannya biar meminimalkan kerugian data kita hilang atau apa, apalagi kalo kita masih belajar. Jadi kita menginstall nya dari dalam VMware

1. Install dulu Vmwarenya

Install ja seperti biasa, setelah itu

2. Open Vmwarenya

 
   


Pilih new virtual machine. Untuk pertama kali pengunstallan menggunakan software ini.

1.jpg

3. Pada select the appropriate configuration pilih typical

2.jpg

4. Selanjutnya, pilih other pada menu dan pada kotak pilihan version pilih FreeBSD

3.jpg

5. Kemudian pilih virtual machine name dan pilih lokasi yang kita inginkan untuk mengistall

4.jpg

6. Kemudian pilih Network Tipe. Pada network conection pilih use bridged networking

5.jpg

7. Kemudian pada Specify Disk Capacity. Pilih disk space yang mau kita alokasikan, pada defaultnya adalah 8 giga tapi sesuaikan sesuai keinginan anda. Pilih allocate all disk space now dan klik finish.

6.jpg

8. Selanjutnya akan uncul tampilan seperti dibawah ini. Disini anda bisa mengedit lagi settingan yang telah dilakukan sebelumnya dengan mengklik edit virtual machine setting. Kalau anda tidak ingin mengedit yang sebelumnya klik start this virtual machine.

7.jpg

9. Pada halaman ini anda harus menunggu

8.jpg

10. Pada halaman ini pilih 1. boot FreeBSD [default] atau langsung tekan enter ja

9.jpg

11. Selanjutnya anda di minta untuk memasukan negara, pilih indonesia dengan menekan tanda – atau + kemudian tekan ok.

10.jpg

12. Kemudian pilih USA ISO dan tekan enter.

11.jpg

13. Selanjutnya anda pilih express dan enter.

12.jpg

14. Selanjutnya pada halaman di bawah ini tekan huruf A untuk use entire disk

13.jpg

15. Kemudian akan muncul halaman seperti di bawah ini. Pilih Boot Mgr kemudian tekan enter.

14.jpg

16. Pada halaman ini pilih auto defaults. Caranya tekan huruf A

15.jpg

17. Berikut merupakan tampilan dari Auto Default. Kemudian tekan enter

16.jpg

18. Kemudian akan tampil halaman seperti dibawah ini,pilih minimal. Tujuanya agar kita tidak menginstall banyak aplikasi bawaannya.

17.jpg

19. Kemudian pilih 1. CD/DVD atau bisa memilih yang lainnya tergantung sourch installer kita dari mana. Kemudian tekan enter.

18.jpg

20. Selanjutnya pada tampilan ini pilih yes dan tekan enter

19.jpg

21. Kemudian muncul kotak konfirmasi seperti dibawah ini pilih no dan enter.

20.jpg

Namun bila ingin membuat pasword pilih yes dan enter. Pada kotak dialog berikutnya pilih Root Pasword untuk membuat sebuah pasword kemudian tekan enter.

22. Selanjutnya akan ada permintaan untuk menginstall aplikasi lainnya. Pilih exit install kemudian enter. Pertanda proses installasi selesai.

21.jpg

23. Setelah reboot maka sistem akan menjalankan FreeBSd sebagai OS nya. Akan tampil halaman seperti dibawah ini.

Pada login: isikan (root) maka akan langsung login.

Namun bila anda menggunakan password maka akan muncul

password: isikan password yang telah anda buat tadi ya

22.jpg

Demikianlah sekilas pembahasan tentang proses installasi freeBSD. Selamat mencoba dan menggali lebih dalam UNIX(FreeBSD). Untuk belajar lebih dalam lagi silahkan mendownload ebook atau membeli buku tentang FreeBSD.

Selamat mencoba……

Komentar bertahan »

Apa yang terjadi saat kita membuka www.google.com?

OSI Model memiliki 7 buah layer yang memiliki fungsi-fungsi tertentu, yaitu Physical Layer, Data Link Layer, Network Layer, Transport Layer, Session Layer, Presentation Layer, dan Application Layer. 3 layer pertama (Physical Layer, Data Link Layer, dan Network Layer) terangkai menjadi sebuah rangkaian yang menangani subnet. Sedangkan, 4 layer terakhir merupakan end-to-end layer yang menangani masalah yang berakaitan dengan user.

Saat kita memasukan URL www.google.com maka yang bekerja adalah layer network yaitu mengirimkan alamat network seperti IP. Kemudian router akan mengecek alamat IP tujuan pada routing tabel yang dimiliki jika tidak ditemukan pada entri routing tabelnya data akan di drop. Jika ditemukan interface router akanmelewatkan paket data dan dikirm ke jaringan lokal.

tcp.jpg

Kemudian layer yang berkerja adalah transport layer,dia mengirimkan data antara sender dan receiver. Kemudian menerima data dari layer atas, membagi-bagi data menjadi unit-unit kecil, mengirimkan unit-unit tersebut ke network layer, dan menjamin potongan-potongan unit tersebut tiba ke alamat yang tepat


Kemudian akan muncul halaman google, disini yang berperan adalah presentation layer. Tugasnya adalah menyajikan data, layanan penerjemah,menangani proses enkripsi,tipe data. Hasilnya pada halaman google akan muncul gambar.

Komentar bertahan »

apa sih freebsd itu?

Kalau ada pertanyaan soal OS varian Unix yang tersedia gratis, hampir pasti jawabannya adalah Linux. Linux memang populer sebagai sistem operasi kompatibel Unix yang dapat diperoleh secara gratis. Padahal, dalam hal ini Linux sebenarnya bukalah satu-satunya karena masih ada FreeBSD.

Apa itu FreeBSD? Untuk itu, kita perlu menengok kembali ke tahun 1969. Cikal bakal Unix dikembangkan di tahun ini, ditulis dalam bahasa Assembly oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie. Tadinya OS ini dinamai UNICS, singkatan dari (Uniplexed Information and Computer System), akan tetapi atas usul dari Brian Kernighan, namanya dirubah menjadi Unix. Tahun 1973, dengan alasan portabilitas, Unix ditulis ulang dalam bahasa C. Selanjutnya, perusahaan AT&T (yang lab-nya, Bell, dipakai untuk mengembangkan Unix oleh Dennis Ritchie) memberikan source code Unix kepada instalasi pendidikan dan pemerintahan untuk lebih mengembangkan penggunaannya.

Pada 1984, AT&T mulai memasarkan Unix dalam versi-versi baru dengan nama semacam System III, System V, dll. Pada saat yang sama, Ken Thompson, salah seorang pengembang Unix pindah ke UCB (University of California at Berkeley) dan mulai membuat modifikasi untuk Unix. Versi Berkeley buatan CSRG (Computer Systems Research Group) ini kemudian dinamai seperti 2BSD, 3BSD, dll. BSD adalah singkatan dari Berkeley Software Distribution.

Istilah Unix kini telah menjadi nama sebuah keluarga yang terdiri dari puluhan sistem operasi. Dewasa ini, pada dasarnya terdapat dua cabang keluarga Unix yang utama, yaitu keluarga System V buatan AT&T dan keluarga BSD. Sebuah pengembangan dari Unix BSD yaitu 4.4 BSD-Lite yang dikembangkan untuk plattform PC compatible inilah yang kemudian dikenal sebagai FreeBSD, yaitu versi gratis dari Unix BSD.

Berbeda dengan Linux yang dibuat secara “keroyokan” oleh para programmer di seluruh dunia, FreeBSD dikembangkan oleh sebuah tim yang terbagi atas tiga kelompok besar, masing-masing adalah FreeBSD Core Team, FreeBSD Developers, dan FreeBSD Documentation Project. FreeBSD Core Team bertindak sebagai semacam “dewan direksi” dari proyek FreeBSD. Tim ini bertanggung jawab untuk menentukan tujuan-tujuan proyek secara keseluruhan serta aturan pelaksanaannya. Tim kedua, FreeBSD Developers, bertanggung jawab terhadap tugas teknis dalam pembuatan FreeBSD, sementara FreBSD Documentation Team menangani tugas-tugas yang berkenaan dengan pendokumentasian proyek, pembuatan manual, FAQ, dan sebagainya.

Saat ini FreeBSD banyak dipercaya sebagai OS untuk server yang menangani beban yang cukup tinggi. Tercatat beberapa situs internet tersibuk di dunia, seperti Yahoo.com, Hotmail.com, dan ftp.cdrom.com menggunakan FreeBSD sebagai sistem operasi bagi servernya. Sementara itu, di Indonesia FreeBSD menjadi tulang punggung dari jaringan AI3 (Asian Internet Interconnection Initiative). Jaringan yang di Indonesia berpusat di ITB ini bertujuan untuk menghubungkan perguruan tinggi serta lembaga pendidikan maupun riset di Indonesia ke jaringan internet melalui gateway internet AI3 di ITB.

Lantas mana yang lebih baik, Linux atau FreeBSD? Jawaban untuk ini mungkin subjektif tergantung dari kebutuhan tiap-tiap orang. Dari segi penggunaan, walaupun sama-sama dikembangkan sebagai OS untuk server, tapi Linux juga banyak dipakai untuk keperluan personal untuk menjalankan aplikasi-aplikasi standar seperti pengolah kata, spreadsheet, database, dan sebagainya. Ini bukan berarti FreeBSD tidak bisa dipakai untuk keperluan itu, tapi aplikasinya memang tidak seluas Linux.

Disamping itu, Linux bersifat Open Source dan dikembangkan oleh komunitasnya sendiri, sedangkan FreeBSD dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang meskipun juga menyediakan source code tapi hanya untuk kalangan terbatas. Karena Linux dikembangkan secara bersama-sama oleh para programmer dari seluruh dunia, maka patch dan update kernel untuk Linux juga teredia jauh lebih cepat ketimbang patch dan kernel untuk FreeBSD.

from: http://dhani.singcat.com/

Komentar (2) »

sejarah freebsd

FreeBSD
Sekitar tahun 1992 dan 1993, Jordan K. Hubbard, Rod Grimes, dan Nate Williams bekerja pada proyek 386BSD dan merilis set perubahan-perubahan yang dikenal dengan “Unofficial 386BSD Patchkit.”

Perawatan patchkit dirasa menemui jalan buntu sehingga suatu mekanisme baru dibutuhkan. Ketiga author akhirnya memulai proyek baru yang dinamakan “386BSD 0.5″, didalamnya termuat berbagai utiliti perbaikan (fixes) dan fungsi-fungsi lainnya sebagaimana layaknya sebuah sistem operasi riil. Sayangnya tak lama kemudian proyek tersebut terhenti.

David Greenman, yang kemudian bekerja pada Walnut Creek, selanjutnya mengusulkan sistem operasi baru berbasiskan kepada patchkit yang telah ada dengan nama FreeBSD.

Segera setelah itu, Hubbard dikontrak Walnut Creek untuk mempersiapkan channel distribusi CDROM. Walnut Creek memberikan dukungan dengan menawarkan server dan hardware ber-bandwidth tinggi untuk mengembangkannya. CDROM pertama dari FreeBSD adalah versi 1.0, dirilis pada bulan Desember 1993.

FreeBSD 2.0 dirilis bulan November 1994. Selanjutnya sebagai upgrade dan peningkatan dilakukan secara berkesinambungan dan signifikan. Dewasa ini FreeBSD telah melahirkan rilis-rilis yang sangat stabil dan luas digunakan oleh masyarakat dunia. Yahoo!, direktori internet terbesar saat ini, mempercayakan jutaan halamannya untuk dilayani oleh sistem FreeBSD, begitu pula organisasi dan vendor-vendor besar lainnya.

Berdasarkan penuturan Hubbard, sasaran utama FreeBSD Project adalah memberikan software yang dapat digunakan untuk beragam tujuan.

Barangkali apa yang menarik dari FreeBSD adalah sisi teknisnya yang simpel. Diakui bahwa program instalasi FreeBSD termasuk dalam tool instalasi Unix yang paling sederhana di antara yang lainnya. Di samping itu, sistem software third-party yang datang bersamanya (Port Collections) telah diadopsi NetBSD dan OpenBSD. Fitur tersebut memberikan kemudahan yang berarti bagi para user untuk menambah atau menghapus aplikasi-aplikasi sebagaimana yang mereka kehendaki. Para user cukup mengeksekusi satu baris perintah dan aplikasi-aplikasi dengan sendirinya di-download, dicek integritasnya, di-build, dan diinstall secara otomatis. Tugas-tugas administrasi sistem menjadi sangat praktis dan mudah.

Model pengembangan FreeBSD nyaris serupa dengan NetBSD maupun OpenBSD, tetapi memiliki perbedaan yang signifikan dengan development Linux. Model pengembangan FreeBSD dikelola secara profesional oleh ratusan programmer individual yang dipanggil dengan Committers. Commiters berwenang melakukan perubahan-perubahan yang dibutuhkan terhadap source official FreeBSD kapan pun juga. Penyeleksian tim Commiters diputuskan oleh FreeBSD Core Team, yang merupakan papan direksi FreeBSD.

Model pengembangan FreeBSD diarahkan untuk menciptakan produk yang stabil dan mudah digunakan. Sebagai salah satu sistem Unix yang reliabel untuk platform x86, FreeBSD harus menjaga kompatibilitas program-program sebaik mungkin di antara sistem.

NetBSD
Ketika Jolitz dan rekan-rekan lain memfokuskan diri dalam proyek 386BSD, mereka menemui kendala dalam pengerjaannya dan karena itu mulai mengembangkan usaha paralel. Rekan-rekan di Virginia Tech selanjutnya mulai mem-porting BSD ke Macintosh. Usaha terus dikembangkan ke arsitektur lainnya seperti Atari ST, Amiga, dan berbagai platform PC.

Fokus pengembangan NetBSD adalah berusaha memberikan sitem operasi yang stabil, multiplatform, dan berorientasi-riset. Pada Januari 2001, portabilitas NetBSD dikabarkan sudah mencapai 33 Platform.

Lebih menakjubkan lagi, NetBSD mendukung segudang hardware dan perlengkapan modern maupun tradisional, termasuk perlengkapan berbasis PC Intel, Compaq’s Alpha, atau arsitektur Sun Microsystem SPARC. Server tua dan hardware kelas workstation seperti Digital Equipment Corporation (DEC) VAX, komputer Apple Macintosh berbasis prosesor Motorola 68000 juga didukung.

Dedikasi NetBSD atas portabilitasnya telah memimpin sistem-sistem operasi lain. Pada saat grup FreeBSD mulai mem-porting sistemnya ke platform Alpha, pekerjaan pada proyek NetBSD dijadikan landasan. Demikian juga Linux telah mengambil keuntungan dari pengalaman NetBSD. Utiliti boot-loader spesial yang digunakan NetBSD untuk komputer-komputer Macintosh seri 68000 dimodifikasi sedemikian rupa dan menjadi boot-loader Penguin yang digunakan untuk me-launch Linux dalam mesin-mesin tersebut.

Akhirnya, kontribusi besar NetBSD lainnya adalah sebagai ‘batu loncatan’ atas lahirnya sistem operasi OpenBSD.

The NetBSD Project bercita-cita melahirkan sistem operasi riset kelas dunia yang andal. Oleh karena portabilitas NetBSD terhadap beragam hardware sangat terbuka, sekolah dan institusi-institusi riset dapat mewujudkan riset nyata melalui perlengkapan-perlengkapan yang tersedia.

Proyek mayor lainnya yang dikembangkan oleh NetBSD adalah KAME. KAME membantu memperkenalkan IPv6, IPsec (baik untuk IPv4 dan IPv6), dan peningkatan-peningkatan TCP/IP secara umum dalam dunia Unix.

NetBSD merupakan sistem yang cerdas. Datang dengan komplemen lengkap atas tool-tool Unix, dan banyak situs menggunakan NetBSD sebagai server DNS atau server jaringan mereka, terutama karena portabilitasnya yang luas terhadap beragam hardware dan perlengkapan.
from:http://www.kazoku-community.com/

Komentar bertahan »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Komentar (1) »